Rabu, 24 April 2013

UMAT ISLAM KEHILANGAN JATI DIRI

Kawan Kreatif yang dirahmati Allah SWT, Sebelum kami mulai tulisan ini, tidak ada salahnya kami memanjatkan puji sykur kehadirat Allah SWT, yang telah memberikan kita banyak sekali kenikmatan. Baik nikmat lahiriah maupun batiniah. Dan diantara nikmat-nikmat itu, ada satu nikmat yang luar biasa, yang tidak diberikan pada sembarang orang, hanya orang-orang yang menjadi pilihan Allah saja, hanya orang-orang yang dicintai oleh Allah saja yang diberi nikmat ini, yaitu HIDAYAH. Petunjuk dari Allah SWT. Jalan yang menuntun manusia untuk menuju ridha Allah, surga Allah dan menyelamatkan manusia dari siska Allah.

Berbicara masalah Hidayah, kita mungkin perlu mengetahui apa sebenarnya HIDAYAH itu?
Ketika seseorang masuk kedalam agama islam, maka dia harus mengucapkan dua kalimat syahadat “Asyhadu an laa ilaha illallah wa asyhadu anna muhammadan rosulullah”. Yang artinya dia meyakini bahwa tidak ada tuhan selain Allah dan Muhammad adalah utusan Allah. Ketika dia sudah mengakui dua hal tersebut, maka dia wajib menjalankan perintah Allah Rosul dengan segenap kemampuannya dan menjauhi larangan Allah Rosul sejauh-jauhnya, yang tertera dalam Al-Qur’an dan Al-Hadist. Orang islam yang meninggalkan Qur’an dan Hadits maka dia pasti akan tersesat. Sebagaimana Firman Allah dan abda Rosulullah SAW
“Dan sesungguhnya Al Qur’an ini adalah jalanKu yang lurus, maka ikutilah Al Qur’an. Dan janganlah kalian mengikuti jalan-jalan yang lain,karena jalan-jalan itu akan memecah belah kalian dari jalan Allah ....”
“Telah aku tinggalkan dua perkara dikalangan kalian, selama kalian berpegang teguh pada dua perkara tersebut, kalian tidak akan sesat selamanya, yaitu Kitabillah (Al Qur’an) wa sunnati rosulillah (AlHadits)”
Sebagai contoh mudahnya saja, Allah telah perintah sholat kepada semua umat islam, tapi masih banyak orang-orang yang mengaku dirinya islam namun tidak mau mengerjakan sholat. Padahal sholat hukumnya wajib. Nah, apakah dia pantas mengaku dirinya islam, sedangkan dia jelas-jelas menentang perintah Allah? Contoh lain, wanita-wanita muslimah, mereka tahu bahwa menutup aurat itu perintah Allah Rosul. Namun apakah pantas mereka mengatakan dirinya umat islam, jika mereka jelas-jelas tidak mau menjalankan perintah Allah Rosul tersebut?
Selain orang islam sendiri yang kian kehilangan jati diri keislamannya, kita semua seakan tidak merasa bahwa diluar sana dunia sedang gencar-gencarnya ingin menghancurkan islam dengan segala cara, baik melalui media cetak maupun elektronik. Melalui tayangan-tayangan televisi, dan budaya-budaya yang jelas-jelas merusak orang islam. Seperti peringatan ulang tahun, pacaran, hari valenten dll. Semua itu jelas-jelas tidak ada perintah dari Allah Rosul, bahkan menentang Allah Rosul.
Ulangtahun seolah-olah menjadi agenda wajib setiap tahun, kalau tidak merayakannya akan timbul penyesalan yang luar biasa. Pacaran sudah menjadi hal yang lumrah dikalangan remaja islam, padahal itu jalan menuju perzinaan,dan Allah sangat tegas melarangnya. Hari Valenten lebih diingat oleh remaja-remaja islam dari pada hari-hari bersejarah dalam islam, Nama-nama artis dan penyanyi lebih mereka kenal daripada nama-nama nabi Allah, bahkan artis-artis itu yang mereka jadikan idola dan panutan. Lagu-lagu lebih menjadi hoby mereka daripada dzikir, doa dan membaca Al Qur’an. Dan masih banyak lagi. Na’udzu billahi min Dzalik. Kalau orang-orang islam sendiri saja sudah tidak mengenal islam, lalu mau dibawa kemana agama ini?
Marilah saudara-saudaraku seiman dan seagama, kita kaji lagi Al Qu’an dan Al Hadits kita, agar kita lebih mengenal Islam, tidak kehilangan jati diri kita sebagai umat islam, dan agar kita lebih terjaga dari pengaruh kerusakan zaman. Semoga hati kita dibuka oleh Allah untuk bisa menerima peraturan-peraturan dalam Islam secara kaffah, ditetapakan dalam hidayah dan mati dalam keadaan husnul khotimah. Aamiin.
Oleh: Solihul Wildan


0 komentar:

Posting Komentar